Skip to main content

ISTIQOMAH HINGGA BERKALANG TANAH


Oleh: Amri Yasir Mustaqim
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وعلى آله وصحبه أجمعين
قال الله تعالى في القران الكريم ...................
"يا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. "
" يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. "
"يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

Jamaah sholat jum'at yang semoga dimulyakan Allah
Pada kesempatan yang berbahagian ini, saya wasiatkan kepada diri saya sendiri pada khususnya dan pada jamaah semua pada umumnya, agar senantiasa meningakatkan ketaqwaan dan keimanan keapada Allah. Karena ketaqwaan dan keimana merupakan modal utama bagi seorang hamba untuk mencapai kehidupan yang bahagia diakhirat nanti juga jannah hanya disepakan bagi hamba Allah ta’ala yang bertaqwa, Sebagaimana Allah ta’ala berfirman:
تِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي نُورِثُ مِنْ عِبَادِنَا مَنْ كَانَ تَقِيًّا
Itulah surga yang akan Kami wariskan kepada hamba-hamba Kami yang selalu bertakwa” Qs. Maryam 63
Bersyukur kepada Allah ta’ala dengan mengucap alhamdulillah dan senantiasa berusa menjalankan perintah Allah ta’ala semampunya dan meninggalkan larangan Allah ta’ala seluruhnya.
Shalawat kepada baginda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan senantiasa bersholawat untuk beliau allahumma shalli ala sayyidina muhammad,wa ala alihi washahbihi ajmain wa mantabi’a hudahu ila yaumid din.
Jamaah sholat jum'at yang semoga dimulyakan Allah...
Dikisahkan, oleh Imam al-Qurthubi dalam kitab beliau yang berjudul at-Tadzkirah fi Umuril Akhirah tentang seorang muadzin yang sholih. Kesolihannya tergambar dengan rutinitas dia yang selalu shalat lima waktu di masjid. Tidak pernah terlewat satu adzanpun kecuali suara merdu yang dia miliki menggema. Rutiniatas yang selalu mengingatkan masyarakat untuk taat.
Suatu hari ada yg berbeda dari hari hari biasanya. Ketika dia akan mengumandangkan adzan, tiba-tiba secara sekelebat dia melihat seorang wanita. Wanita ini rumahnya ada dibawah menara masjid. Paras cantik pada pandangan pertama segera berubah menjadi bongkahan cinta yang mengkristal menyinari hati. Tapi ada yang disayangkan, ternyata gadis cantik ini Nasrani.
Cinta yang telah menggelapkan mata membutakan fikiran, tanpa pertimbangan dia pun meninggalkan adzannya dan turun menuju rumahnya. Mengetuk pintu rumah, bertatap muka dan semakin menambah cinta dia. Setelah terbuka pintu,
“Apa yang Anda inginkan?” ucap wanita tersebut.
Muadzin menjawab, “Saya menginginkan dirimu.”
“Kenapa begitu?”  selidik wanita.
“Aku telah jatuh cinta padamu.”
“Saya tidak mau berbuat dosa.”
“Aku akan menikahimu.”
“Kamu seorang muslim dan saya seorang Nasrani, ayahku jelas tidak akan merestui.” Demikian wanita itu menolaknya.
Tapi muazzin yang terbutakan hatinya ini malah mengantakan,
“Saya akan beragama Nasrani.”
Singkat kata, dia benar-benra Nasrani demi menikahi wanita itu dan tinggal bersamanya, tetapi sebelum menikah dia menaiki loteng rumahnya dan terpeleset lalu meninggal dunia.
Sungguh rugi orang tersebut, dia sudah murtad ditambah lagi tidak jadi menikah.

Jamaah sholat jum'at yang semoga dimulyakan Allah...
Kisah kedua diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim Dari Abu Sa`id Sa'd bin Malik bin Sinan al-Khudri radhiAllahu`anhu, bahawa Nabi sallAllahu `alaihi wasallam bercerita:
terjadi penyesalan oleh seorang laki-laki yang membunnuh 99 orang dengan tangannya sendiri. Kemudian dia mencari-cari orang yang paling`alim di negeri di mana dia hidu. Dan dia pun ditunjukkan oleh seseorang untuk menghadap pendeta.
Segera dia  datangi pendeta itu kemudian dia tumpahkankan keluh kesah tentang pembunuhan 99 orang dan ingin . Lalu pendeta itu mengatakan bahawa taubatnya tidak akan diterima. Lantas orang itu membunbertaubat. Pendeta itu menjawab bahwa tidak adalagi pintu tobat untuk pembunuh. Akhirnya sepontan pendeta tadi merenggang nyawa dengan tangan pembuuh itu. maka genaplah sudah orang yang dibunuhnya sebanyak 100 orang.
Kemudian dia cari orang yang paling`alim di negeri itu dan akihirnya menemukan orang yang sangat ‘alim. Kemudian dia menceritakan perihal pembunuhan 100 orang, maka adakah masih boleh diterima taubatnya. Orang yang sangat`alim itu menjawab, “Ya, masih boleh, tidak ada yang menghalangi orang untuk bertaubat. Tapi dengan syarat pergilah ke daerah lain dimana penduduk daerah itu saemua menyembah kepada Allah ta`ala, kemudian menghambalah sepenuhnya bersama mereka dan kamu jangan kembali lagi ke kampung halamanmu kerana perkampunganmu adalah daerah kriminal.”
Orang itu benar-benar pergi meninggalkan kampung halaman. Tapai qadarullah setelah menempuh jarak kira-kira setengah perjalanan dia meninggal. Ketika malaikat ingin mengambil ruhnya ternyata yang datang dua malaikat, yang satu Malaikat Azab sedang yang lain Malaikat Rahmat. Mereka saling berbantah-bantah tentang siapa yang berhak mengambil ruh manusia ini. Malaikat Rahmat berkata, “Dia telah berangkat untuk benar-benar bertaubat dan menyerahkan dirinya dengan sepenuh hati kepada Allah ta`ala.” Malaikat Azab mebantah, “tapi dia sama sekali belum berbuat baik?.”
Lantas datanglah seorang Malaikat dalam bentuk manusia, maka kedua-dua Malaikat itu menjadikannya sebagai hakim. Maka berkatalah Malaikat yang dalam bentuk manusia itu, “Ukurlah olehmu dua daerah itu. Maka kepada daerah yang lebih dekat itulah ketentuan nasibnya”.
Mereka mengukurnya kemudian mereka mendapati daerah yang dituju itulah yang lebih dekat. Maka orang itu diambil nyawanya oleh Malaikat Rahmat.
Jamaah sholat jum'at yang semoga dimulyakan Allah...
Dari kisah yang telah disampaikan kita bisa mengambil pelajaran:
1.      Amalan Itu Tergantung Dengan Penutupnya.
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ 
“Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa kepada-nya dan janganlah kamu meninggal kecuali dalam keadaan muslimQS. ali-Imran 102
Dalam kitab al-jami’ al-‘ulum wal hikam yang di tulis Imam Ibnu Rajab al-Hanbali menceritakan tentang sebagian para sahabat ketika mau meninggal dunia menangis. Ketika ditanya “kenapa kok menangis?” sahabat ini menjawab aku mendengar Rasulullah bersabda “sesungguhnya Allah pasti membagi makhluk (manusia) kepada dua golongan, satu di surga dan satu di neraka, sedangkan aku tidak tahu golongan mana yang nanti posisiku.?”
Ketika Imam Syafi'i sedang sakit menjelang wafat, murid beliau Al Muzani datang menjenguknya lalu bertanya kepadanya, “Bagaimana keadaan Anda saat ini?”
Imam Syafi'i menjawab,
أصبحت عن الدنيا راحلاً، وللإخوان مفارقاً، ولكأس المنيّة شارباً، ولعملي مفارقاً، وعلى الله وارداً، ثم بكى وقال: لا أدري أتصير روحي إلى الجنة فأُهنّيها، أم إلى النار فأُعزّيها
“Saya serasa akan meninggalkan dunia, berpisah dengan kawan-kawan, meneguk kematian (ajal berakhir), bertemu dengan amal-amal buruk dan datang menghadap Allah. Kemudian beliau rersedu sedan sambil sesenggukan mengatakan “Aku tidak tahu, apakah nyawaku nanti akan dibawa ke surga sehingga aku harus memberinya ucapan selamat, ataukah akan dibawa ke neraka sehingga aku harus mengucapkan takziyah.”. (Ibnul Jauzi, Bahrud Dumu’ hal.25)
Dalam kitab al-‘aqibah fi dzikril maut abu Muhammad al-Asybali menceritakan tentang akan wafatnya Muhammad bin Sirin ketika itu beliau menagis kemudian ditanya oleh orang di sekitarnya “apa yang membuat anda menangis?” beliau menjawab
أبكي لتفريطي في الأيام الخالية، وقلة عملي للجنة العالية، وما ينجيني من النار الحامية.
“aku menangis karena kelalaianku atas hari-hari yang berlalu, sedikitnya amalku yang entah bisa membawaku ke dalam surga yang tinggi atau menyelamatku dari panasnya api neraka”.
Inilah keadaan orang-orang sholih sebelum kita. Kehidupannya penuh dengan taat. Banding dengan keadaan kita hari ini? Sudahkah kita mengingat kematian?, sudahkah kita memerasa aman dari su’ul khotimah? Lalu kita lalai dan tetap dalam kubangan maksiat?
2.      Teguh Dalam Istiqomah Dan Taat Kepada Allah
Teguh dan istiqomah dalam ketaatan ini adalah sifat dari orang-orang mukmin yang jujur keimanannya. Istiqomah adalah kekeh dengan apa yang dia yakini hingga meninggal.

عن أبي عمرو وقيل : أبي عمرة سفيان بن عبدالله الثقفي رضي الله عنه – قال : يا رسول الله , قل لي في الإسلام قولاً لا أسأل عنه أحداً غيرك, قال " قل آمنت بالله ثم استقم " رواه مسلم
Dari Abu ‘Amrah Sufyan bin ‘Abdullah radhiyallahu anhu, ia berkata : “Aku telah berkata : ‘Wahai Rasulullah, katakanlah kepadaku tentang Islam, suatu perkataan yang aku tak akan dapat menanyakannya kepada seorang pun kecuali kepadamu’. Bersabdalah Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam : ‘Katakanlah: Aku telah beriman kepada Allah, kemudian beristiqamalah kamu’ “  HR. Muslim
Cara mencapainya adalah sebagaimana yang telah rasulullah ajarkan, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Amru bin al-Ash, rasulullah bersabda:
إن قلوب بني آدم كلها بين أصبعين من أصابع الرحمن كقلب واحد يصرفه حيث شاء ثم قال: اللهم مصرف القلوب صرف قلوبنا على طاعتك
“sesungguhnya hati bani Adam seluruhnya berada pada jari-jemari Allah yang maha Rahman yang Allah akan membolak-balikan sekehendak-Nya.” Kemudian rasulullah berdoa “Ya Allah yang maha membolak balikkan hati, balikkan lah hatiku untuk selalu berada di atas ketaatan” Hr. Muslim”
Dalam hadits lain Ummu Salamah, beliau adalah Istri Rasulullah, mengatakan: “do’a yang paling sering dipanjatkan oleh rasulullah adalah:
اللهم مقلبَ القلوب، ثبت قلبي على دينك
ya Allah yang maha membolak-balikkan hati, kokohkanlah hatiku untuk selalu berada di atas agama-Mu.
Selain itu juga dengan Amalan sholih dan banyak mempelajari Islam. Kelak kita kemudian meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, masuk surga, bertemu dengan baginda Rasulllah.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا. اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
اللهم اغفر للمسلمين  المسلمات الأحياء منهم  و الأموات . ربنا اغفر لنا و لإخواننا الذين سبقون بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين امنوا ربنا إنك رؤوف رحيم .
اللهم افتح بيننا و بين قومنا با لحق و انت خير الفاتحين . اللهم إنا نسألك علما نافعا و رزقا طيبا و عملا متقبلا . ربنا أتنا في الدنيا حسنة و في الأخرة حسنة و قنا عذاب النار .
وصل على نبينا محمد وعلى أله و أصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين .

عباد الله . إن الله يأمركم بالعدل والإحسان وإيتا ئ ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون . فاذكروا الله يذكركم واسألوه من فضله يعطيكم ولذكرالله أكبر


Comments

Popular posts from this blog

5 Rekomendasi Buku Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula

 Kenapa bahasa inggris itu penting? kalau menurut saya ya karena bahasa inggris hari ini sudah second language di berbagai negara. Jadi bahasa inggris akan banyak membantu komunikasi di berbagai tempat. Nah, bagi para pemula yang ingin belajar bahasa inggris, beberapa buku belajar bahasa inggris berikut ini semoga bisa menjadi pertimbangan tambahan.

Dowload Buku Iqro’ 1-6 pdf

Siapa yang tidak kenal dengan buku iqro’? hampir tidak ada di Indonesia ini yang tidak mengenal buku iqro’. Buku ini sangat populer diseluruh anak Indonesia yang ingin belajar membaca al-Qur’an.

Haqiqah dan Majaz Dalam Ilmu Ushul Fiqih

Dalam ilmu tata bahasa Arab, kalam terbagi menjadi banyak bagian dari berbagai macam tinjauan. Hal ini bisa dipelajari dengan mengkaji ilmu-ilmu yang berhubungan tata bahasa Arab. Di antara yang paling penting yaitu yang berkaitan dengan Haqiqah dan Majaz .

Kapan Ibadah Kurban Disyariatkan?

Ibadah kurban telah disyariatkan bagi kaum muslimin pada tahun ke 2 hijriah di Madinah al-Munawwarah. Pada tahun ini juga disyariatkan kewajiban zakat atas kekayaan harta benda dan kesunnahan shalat ied bagi umat Islam. [1] Namun jika dilihat lebih jauh lagi syariat kurban telah ada di zaman nabi Adam as. seperti yang dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya, وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَاناً فَتُقُبِّلَ مِن أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban. Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): ‘Aku pasti membunuhmu!” berkata Habil: ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertaqwa”. (Qs. al-Ma’idah [5]: 27) Kemudian ibadah kurban j...

Do’a Memakai Pakaian Baru Lengkap Teks Arab, Cara Baca dan Artinya

Do’a ini bisa dibaca saat akan menggunakan pakaian atau setelahnya. Bisa juga saat menggunakan pakaian. Bebas. Teks Do’a Memakai Pakaian الْحَمْدُ للَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا (الثَّوْبَ) وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّة Cara Membaca: Arti Do’a Alhamdu lillahilladzi kasani hadza tsawba wa razaqanihi min ghairi haulin minni wala quwwah. “Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan pakaian ini serta merezekikannya kepadaku tanpa kesulitan dan kepayahan” (Hr. Abu Daud 4023, Al-Tirmidzi 3457, Ibnu Majah 3285) Jika anda ingin lebih mudah membacanya silahkan simak video berikut: Disunnahkan memca do’a ini saat memakaipakaian . Cara membacanya bisa dengan lirih, keras atau di dalam hati.  Semoga kita semua dapat mengamalkan do'a ini   mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Wallahu a’lam. Sumber: Hisnul Muslim , Karya: Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahtani.

AL-ULUW WAL FAUQIYYYAH (Bukti bahwa Allah berada di atas arsy)

Allah berada di atas makhluq-makhluqnya, sebagai mana Allah berfirman: u q è d u r 㠍 Ï d $ s ) ø 9 $ # s - ö q s ù ¾ Í n Ï Š $ t 6 Ï ã 4 u q è d u r ã L ì Å 3 p t ø : $ # ç Ž  Î 7 s ƒ ø : $ # Ç Ê Ñ È    “Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui.”   (QS. Al- An’am : 18) u q è d u r 㠍 Ï d $ s ) ø 9 $ # s - ö q s ù ¾ Í n Ï Š $ t 6 Ï ã ( ã @ Å ™ ö  ã ƒ u r ö N ä 3 ø ‹ n = t æ º p s à x ÿ y m # Ó ¨ L y m # s Œ Î ) u ä ! % y ` ã N ä . y ‰ t n r & Ý V ö q y J ø 9 $ # ç m ÷ F © ù u q s ? $ u Z è = ß ™ â ‘ ö N è d u r Ÿ w t b q è Û Ì h  x ÿ ã ƒ Ç Ï Ê È    “ Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- Malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya” (QS. Al...

ACUAN TARGET HAFALAN AL-QUR’AN PER BARIS, PER BULAN SAMPAI HAFIZH 30 JUZ

Apakah anda ingin menghafal al-Qu’an? Jika memang iya, ini adalah target waktu hafalan al-Qur’an yang bisa anda pilih dengan kondisi dan kemampuan anda masing-masing. Anda bisa menimbang antara target dan kemampuan. Dengan memiliki target ini anda bisa mengukur kapan anda bisa selesai menghafal al-Qur’an. Menghafal al-Qur’an adalah program seumur hidup. Jika anda tidak memiliki target, sebaik apapun kemampuan, anda tidak akan tercapai. Namun jika anda menghitungnya dengan tepat anda akan mendapatkannya. Meskipun dengan relatif waktu yang tidak cepat. Asalkan memiliki komitmen yang kuat. Berikut adalah acuan hafalan yang anda dapatkan jika anda menghafal al-Qur’an perbaris. Acuan al-Qur’an yang digunakan dalam tulisan ini adalah mushaf utsmani yang 1 halamannya berjumlah 15 baris. 1 juz berjumlah 20 halaman. Ø   Jika anda menghafal 1 baris sehari, maka anda akan hafal 1 juz dalam 10 bulan, dan hafal al-Qur’an dalam 24 tahun 4 bulan. Ø   Jika anda menghafal 2 baris se...

Apa Itu Ilmu Ushul Fiqh?

Sebelum kita mempelajari Ushul Fiqh semakin jauh, perlu kita ketahui terlebih dahulu tentang hakikat Ilmu Ushul F i qh. Karena dengan kita mengetahui hakikat Ushul Fiqh yang benar, berarti akan mengantarkan kepada pemahaman yang benar tentang ilmu ini.   ARTI USHUL FIQH SECARA BAHASA Untuk mengartikan kalimat Ushul Fiqh maka perlu ditelaah dari arti kedua kata tersebut. Kata Ushul Fiqh berasal dari bahasa Arab terdiri dari 2 kata. Kata pertama Ushul secara bahasa artinya segala hal yang menjadi terbangunnya sesuatu darinya. Sedangkan kalimat fiqh secara bahasa artinya pemahaman. Adapun secara istilah arti ushul bisa bermacam-macam. Pertama, ia bisa berarti dalil. Hal ini sebagaimana dalam kalimat: ‘ الأصل في هذه المسألة كذا ’ arti dari kata الاصل di sini adalah dalil. Kedua, berarti: kaidah yang berlaku. Hal ini sebagaimana dalam sebuah kalimat: ألأصل في الميتة التحريم . Sehingga arti الأصل dari kalimat tersebut adalah ‘kaidah yang berlaku’. Pada contoh lain misa...

Beberapa Contoh Amalan Hati

Ada banyak hal yang harus kita lakukan setelah beriman kepada Allah. Sebagaimana yang telah kita ketahui, iman itu bukan sekedar ikrar sebatas lisan saja. Iman harus juga dibuktikan dengan perbuatan. Termasuk di sini adalah perbutan-perbuatan yang kaitannya dengan hati. Hal inilah yang kita sebut dengan amalan sebagai bentuk pembuktian keimanan. Nah, di sini yang akan kami sebutkan beberapa amalan hati yang terbesar:

Sejarah Singkat Ilmu Ushul Fiqih

Ushul fiqh yang kita pelajari hari ini tidak pernah dikenal pada awal agama Islam ini muncul. Hal ini dikarenakan para Salaf yaitu dari kalangan Sahabat, Tabi’in dan orang-orang selain mereka yang mana hidup di zaman awal-awal Islam, tidak membutuhkan kaidah-kaidah Ushul Fiqh . Alasannya karena mereka telah memiliki keahlian bahasa yang mumpuni dalam memahami setiap teks dari Nash al-Qur’an maupun al-Sunnah. Para salaf ini adalah orang-orang yang memahami bahwa Ism Fa’il itu kedudukannya marfu’. Begitu juga mereka adalah orang yang memahami bahwa huruf ما dalam bahasa arab berarti menjukkan makna ‘umum’. Mereka juga tahu bahwa huruf ما memiliki dua makna, pertama , memiliki arti ‘hakikat’ jika hal itu diletakkan pada sesuatu yang tidak berakal dan yang kedua, menjadi bermakna ‘majaz’ jika diletakkan pada sesuatu yang berakal. Sehingga dari pondasi pemahaman bahasa seperti inilah kemudian kaidah-kaidah ushul fiqih sudah terbentuk di kepala mereka. Dengan adanya pemahaman kaid...