Skip to main content

Khutbah Jum’at : Merelakan Allah Sebagai Tuhan

Kerelaan kepada Allah adalah suatu amal hati yang bisa menjamin kita masuk ke dalam surga. Selain itu kerelaan kepada Allah adalah ciri dari seorang mukmin. Sebaliknya orang yant tidak rela kepada Allah adalah orang orang munafik. Seperti apakah merelakan Allah itu?

إن الحمد لله، نحمده ونستعينه ونستغفره، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له

وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ﴾ ]آل عمران: 102[

﴿ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا ﴾ ]النساء: 1[

﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا ﴾ ]الأحزاب: 70-71[

Kaum muslimin yang dirahmati Allah…

Beriman kepada Allah, berlajan di jalan yang benar, komitmen dengan syariat yang lurus, mengikuti sunnah Rasulullah, itu semua adalah kenikmatan besar yang diberikan Allah bagi setiap hamba yang menginginkan kebagahagiaan. Selain itu ia pasti dijauhkan dari kemalangan dan kesengsaraan.

Seseorang yang rela Allah menjadi tuhannya, Muhammad sebagai Nabinya, maka ia telah memiliki permata kebahagiaan dalam hidupnya. Ia telah memiliki tanda keberuntungan dalam hidupnya, dan dengan begitu ia bisa menyesap rasa manis dalam iman. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah,

ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ. رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا

“Telah merasakan iman siapa yang ridha Allah sebagai rabbnya, Islam sebagai agamanya dan Muhammad sebagai rasulnya.” (Hr. Muslim)

Hadits yang mulia ini memastikan bahwa iman memiliki rasa manis yang bisa disesap bagi orang yang merelakan diri menjadikan Allah sebagai tuhan. Semakin penuh kerelaan itu di dalam hati seseorang maka semakin besarlah rasa manis yang bisa dirasakan dan semakin bertambahlah keimanan seseorang.

Jenis Kerelaan seperti ini adalah kenikmatan yang besar yang diberikan oleh Allah kepada seorang hamba. Ia akan terus mendapat petunjuk di jalan iman dan dituntun oleh Allah untuk selalau diridhai-Nya.

Seorang Ahli tafsir bernama Imam al-Qurthubi mengatakan, maksud dari kata ذَاقَ طَعْمَ الْإِيمَانِ adalah seorang mukmin mendapatkan manisnya iman. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik,

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللهُ وَرَسُولُهُ أحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سَوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إلاَّ لِلهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ، كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

“ Ada Tiga kondisi yang jika ada pada diri seseorang, ia akan meraih manisnya iman: (1) ketika Allah Ta’ala dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya, (2) Ketika ia mencintai seseorang, tidaklah mencintainya melainkan karena Allah Ta’ala, (3) ia membenci untuk kembali kepada kekafiran—setelah Allah Ta’ala menyelamatkannya darinya—sebagaimana ia benci apabila dilempar ke dalam api.” (Hr. Bukhari)

Kalimat ini adalah gambaran tentang keharusan yang pasti didapat dari seorang mukmin dengan keimanannya. Hatinya akan tenang dengan iman tersebut. Ketenangan itu berupa kelapangan dada dan cahaya hati mengenal tuhannya. Selain itu ia juga akan semakin mengenal Rasulnya. Ia juga menyadari tentang nikmat Allah yang telah dianugrahkan berupa Islam dan dituntun untuk selalu menempuh jalan manusia terbaik yaitu jalannya Rasulullah. Selain itu ia juga dibuat untuk selalu mencintai iman dan juga orang-orang yang beriman. Akan tumbuh juga perasaan benci kepada kekufurann dan juga membenci orang-orang kafir. Ia juga akan terselamatkan dari perbuatan buruk mereka.

Seorang mukmin yang menyadari kenikmatan ini dan memahami keutamaan iman, hatinya akan menjadi bahagia serta gembira. Hatinya dipenuhi dengan cahaya yang menerangi hidupnya. Inilah kebahagiaan yang tidak ada tandingannya.

Maksud dari ridha adalah merasa cukup. Maka orang yang telah ridha Allah sebagai tuhannya, ia tidak akan pernah meminta kepada selain-Nya. Maka siapapun yang telah ridha Muhammad sebagai Rasulnya, ia tidak akan pernah menempuh suatu ajaran kecuali ajaran yang telah dibawanya. Sehingga orang-orang yang seperti inilah orang yang pantas menyesap manisnya keimanan.

Ridha di sini bisa bersifat umum dan bisa juga bersifat khusus. Ridha secara umum adalah tidak menjadikan sesembahan kecuali hanya Allah saja. Tidak menganut agama kecuali hanya agama Islam saja. Tidak menjadikan Rasul kecuali hanya Muhammad saja. Inilah keridhaan yang harus dimiliki setiap muslim. Tanpa keridhaan ini maka keislaman dia tidak dianggap.

Adapun ridha secara khusus adalah sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang sholih, yaitu keridhaan seorang hamba tidak memiliki ambisi kecuali keridhaan tuhannya. Sehingga ia bisa mendurhakai perintah nafsu dan mengedepankan ketaatan kepada Rabbnya. Keridhaan seorang hamba kepada Tuhannya merupakan tanda keridhaan Allah kepadanya. Serang Sahabat mulia yang telah dijamin surga yang bernama Umar bin Khattab mengatakan,

فأن الخير كله في الرضا

“Sesungguhnya seluruh kebaikan itu terkumpul para keridhaan”

Ada juga kisah seorang wanita yang baru melahirkan anaknya. Ia ditinggalkan oleh suaminya di tengah padang pasir yang sepi dan tandus. Tanpa penduduk tanpa sumber air tanpa pepohonan. Sejauh mata memandang hanya ada pasir, gunungan pasir, dan dataran pasir. Beliau adalah Ibunda Sarah Istri dari al-Khalil Ibrahim alaihissalam.

Ia kemudian mengatakan kepada suaminya Ibrahim, “Wahai Ibrahim, kepada siapa engkau meniggalkan kami?”

“Kepada Allah” Jawab Ibramim.

“Kalau begitu aku Ridha kepada Allah” jawab sarah.

Allah tahu kualitas dari ibunda seorang nabi Ismail ini. Allah juga tahu ia adalah Istri dari seorang Nabi Ibrahim, yang kualitas imannya pasti sangat baik. Dari keturunan sarah inilah kemudian lahir manusia yang paling mulia dari keturunan nabi Adam, penutup para nabi, Rasulullah shallahu alaihi wa sallam.

Orang-orang yang telah ridha terhadap Allah sebagai tuhannya, ia akan mendapatkan kemyamanan dalam menjalani kewajiban. Ia akan meninggalkan larangan tanpa beban. Ia tidak merasakan nikmat kecuali dengan menjalankan syariat. Ia juga akan ridha dengan Rasul sebagai panutan dalam menjalani sunnah dalam kehidupan. Ia akan selalu komitmen dengan Islam dengan tanpa beban, ringan dan tanpa alasan.

Hal ini sebagaimana sang panutan Rasulullah, ia menjalankan kewajiban dengan ringan. Ia mengatakan tentang kewajiban shalat,

وَجُعِلَتْ قُرَّةُ عَيْنِي فِي الصَّلاَةِ

“Shalat telah menjadi penyejuk hatiku”

Dalam hadits lain Ia mengatakan kepada seorang Bilal sang Mu’adzin Rasulullah,

يا بلالُ، أَقِمِ الصَّلاةَ، أَرِحْنا بها

“Wahai Bilal, segera lantunkan iqamat, rilekskan kami dengan sholat wahai bilal”

Ya, Rasulullah adalah orang yang paling sempurna keridhaaanya kepada Allah. Sehingga dalam menjalani kewajiban, ia bisa merasakan kenikmatan dari kewajiban itu. Dalam pikiran beliau, kata ‘istirahat’ adalah dengan menjalankan sholat. Sehingga dalam dalam sebuah hadits, karena saking banyaknya melakukan sholat hingga kaki beliau menjadi bengkak-bengkak. Ia melakukan itu tanpa beban dan dengan hati yang senang.

Karena begitu pentingnya ridha dalam kehidupan seorang muslim, ada hadits yang mengajak untuk berdzikir pada setiap selesai adzan yang bunyinya,

رضيت بِاللهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا ورسولا

Artinya, “Aku rela Allah menjadi tuhanku, aku rela Islam menjadi agamaku dan aku rela Muhammad sebagai Rasulku”

Hadits ini diriwayatkan oleh Muslim, dari Sa’id bin Abi Waqash, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Selain itu juga disunnahkan untuk membaca dzikir ini pada setiap pagi dan petang. Hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah,

ما من عبد يقول حين يمسي و حين يصبح: رضيت بالله ربا و بالإسلام دينا و بمحمد نبيا ورسولا إلا كان حقا على الله أن يرضيه يوم القيامة

“Tidaklah seorang hamba yang ketika masuk waktu petang maupun pagi membaca ‘radhitu billahi rabba wa bil islami dina wa bi muhammadin nabiyya wa rasulaa’, kecuali menjadi kewajiban Allah bagi dia untuk diridhai pada hari kiamat” (Hr. Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Dalam hadits lain dari Abu Said al-Khurdhri ia mendengar Rasulullah bersabda,

رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولًا ، وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ

“Barang siapa yang mengatakan ‘radhitu billahi rabba wa bil islami dina wa bi muhammadin nabiyya wa rasulaa’ maka ia pasti masuk surga” (Hr. Muslim 1884)

Jamaah sholat jum’at rahimakumullah….

Inilah janji Allah kepada setiap mukmin yang meridhai Allah sebagai tuhannya. Dan Allah adalah dzat yang tidak mungkin mengingkari janji.

Jamaah yang dirahmati Allah…

Sifat tidak ridha adalah sifat orang-orang munafik. Banyak orang yang dalam kondisi lapang bisa ridha dengan ketetapan Allah. Namun berbeda halnya dalam kondisi sempit mulai tampaklah tabiat asli seseorang. Ia bisa saja lebih mengutamakan keridhaan kepada makhluk daripada kepada Allah. Orang-orang seperti ini lebih mementingkan kedudukan, pangkat dan harta atau lebih takut dengan gangguan dari manusia. Padahal ia tahu bahwa keridhaan Allah bagi seorang mukmin adalah segalanya. Hal ini sebagaimana yang difirmankan oleh Allah,

يَحْلِفُونَ بِاللّهِ لَكُمْ لِيُرْضُوكُمْ وَاللّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَن يُرْضُوهُ إِن كَانُواْ مُؤْمِنِينَ -٦٢-

“Mereka bersumpah kepadamu dengan (nama) Allah untuk menyenangkan kamu, padahal Allah dan Rasul-Nya lebih pantas mereka mencari keridaan-Nya jika mereka orang Mukmin.” (Qs. al-Taubah: 62)

Betapa banyak orang-orang seperti ini, yang dalam pikiran mereka ridha Allah itu lebih baik dari pada ridha manusia. Na’udzubillah ini adalah sifat munafik yang harus dijauhi oleh orang yang beriman.

Demikian khutbah pertama ini

اللهم ارضنا وارض عنا، وعن الدنيا، و عن إخواننا المسلمين، إنك سميع مجيب

اقول هذا القول، و أستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم

 

Khutbah Kedua

الحمد لله حمدًا طيبًا كثيرًا مباركًا فيه كما يحب ربنا ويرضى، أحمده حمدًا يليق بجلاله وعظمته، وأشكره شكرًا يوازي فضله ونعمته، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدًا عبده ورسوله صلى الله وسلم وبارك عليه وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداهم إلى يوم الدين.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah…

Sebagai seorang hamba yang beriman, hendaknya kita bersyukur kepada Allah atas semua nikmat yang telah diberikan kepada kita.

Selain itu mari kita jalankan ketaatan dengan menjauhi larangan dan menjalankan semua perintahnya. Sebagai bentuk kerelaan kita menjadikan Allah sebagai tuhan, Muhammad sebagai Rasul dan Syariat Islam sebagai Agama.

Mari kita tutup khutbah kita pada siang hari ini dengan berdo’a

ألا فاتقوا الله ربكم، وارضوا به ربًّا، وبالإسلام دينًا، وبمحمد - صلى الله عليه وسلم - رسولاً، واثبتوا على ذلك إلى الممات، جعلني الله وإياكم من أهل الثبات.

اللهم إنا نشهدك ونشهد ملائكتك وجميع خلقك بأننا قد رضينا بك ربًّا، وبالإسلام دينًا، وبمحمد -صلى الله عليه وسلم- رسولاً،

اللهم فثبتنا على ذلك إلى أن نلقاك، اللهم إنا نعوذ بك أن نضل أو نُضل، أو نفتن أو نُفتن،

ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب،

فاتقوا الله عباد الله، وصلوا وسلموا على من أمركم الله بالصلاة عليه فقال: ﴿ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا ﴾ ]الأحزاب: 56[

اللهم صلي وسلم على عبدك ورسولك محمد، وعلى آله وصحبه، وارض اللهم عن البررت الأتقياء، أبي بكر وعمر وعثمان وعلي، وعن جميع الصحابة والتابعين لهم بإحسان.

اللهم أعز الإسلام والمسلمين، وأذل الشرك والمشركين، واحم حوزة الدين، واجعل هذا البلد آمناً مطمئناً وسائر بلاد المسلمين يا رب العالمين.

اللهم آمنا في أوطاننا وأصلح أئمتنا وولاة أمورنا، واجعل ولايتنا فيمن خافك واتقاك واتبع رضاك يا رب العالمين.

اللهم وفق ولي أمرنا وأَعِنه على البِّر والتقوى، وسدِّده في أقواله وأعماله، وارزقه البطانة الصالحة الناصحة،

اللهم وفق جميع ولاة أُمور المسلمين للعمل بكتابك، واِتباع سنة نبيك -صلى الله عليه وسلم-. اللهم إنا نسألك ألسنة ذاكرة صادقة، وقلوباً سليمة، وأخلاقاً مستقيمة برحمتك يا أرحم الراحمين.

اللهم إنا نسألك رضاك والجنة ونعوذ بك من سخطك والنار.

اللهم اختم لنا بخاتمة السعادة، واجعلنا ممن كتبت لهم الحسنى وزيادة، يا كريم يا رحيم.

﴿ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴾ ]البقرة: 201[

عباد اللهإن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينها عن الفحشاء والمنكر والبغي يعضكم لعلكم تذكرون، فذكروا الله الجليل يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر والله يعلم ما تصنعون.


Comments

Popular posts from this blog

5 Rekomendasi Buku Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula

 Kenapa bahasa inggris itu penting? kalau menurut saya ya karena bahasa inggris hari ini sudah second language di berbagai negara. Jadi bahasa inggris akan banyak membantu komunikasi di berbagai tempat. Nah, bagi para pemula yang ingin belajar bahasa inggris, beberapa buku belajar bahasa inggris berikut ini semoga bisa menjadi pertimbangan tambahan.

Dowload Buku Iqro’ 1-6 pdf

Siapa yang tidak kenal dengan buku iqro’? hampir tidak ada di Indonesia ini yang tidak mengenal buku iqro’. Buku ini sangat populer diseluruh anak Indonesia yang ingin belajar membaca al-Qur’an.

Haqiqah dan Majaz Dalam Ilmu Ushul Fiqih

Dalam ilmu tata bahasa Arab, kalam terbagi menjadi banyak bagian dari berbagai macam tinjauan. Hal ini bisa dipelajari dengan mengkaji ilmu-ilmu yang berhubungan tata bahasa Arab. Di antara yang paling penting yaitu yang berkaitan dengan Haqiqah dan Majaz .

Kapan Ibadah Kurban Disyariatkan?

Ibadah kurban telah disyariatkan bagi kaum muslimin pada tahun ke 2 hijriah di Madinah al-Munawwarah. Pada tahun ini juga disyariatkan kewajiban zakat atas kekayaan harta benda dan kesunnahan shalat ied bagi umat Islam. [1] Namun jika dilihat lebih jauh lagi syariat kurban telah ada di zaman nabi Adam as. seperti yang dinyatakan oleh Allah dalam firman-Nya, وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ابْنَيْ آدَمَ بِالْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَاناً فَتُقُبِّلَ مِن أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الآخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban. Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): ‘Aku pasti membunuhmu!” berkata Habil: ‘Sesungguhnya Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertaqwa”. (Qs. al-Ma’idah [5]: 27) Kemudian ibadah kurban j...

Do’a Memakai Pakaian Baru Lengkap Teks Arab, Cara Baca dan Artinya

Do’a ini bisa dibaca saat akan menggunakan pakaian atau setelahnya. Bisa juga saat menggunakan pakaian. Bebas. Teks Do’a Memakai Pakaian الْحَمْدُ للَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا (الثَّوْبَ) وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّة Cara Membaca: Arti Do’a Alhamdu lillahilladzi kasani hadza tsawba wa razaqanihi min ghairi haulin minni wala quwwah. “Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan pakaian ini serta merezekikannya kepadaku tanpa kesulitan dan kepayahan” (Hr. Abu Daud 4023, Al-Tirmidzi 3457, Ibnu Majah 3285) Jika anda ingin lebih mudah membacanya silahkan simak video berikut: Disunnahkan memca do’a ini saat memakaipakaian . Cara membacanya bisa dengan lirih, keras atau di dalam hati.  Semoga kita semua dapat mengamalkan do'a ini   mensyukuri segala nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita. Wallahu a’lam. Sumber: Hisnul Muslim , Karya: Sa’id bin ‘Ali bin Wahf Al-Qahtani.

AL-ULUW WAL FAUQIYYYAH (Bukti bahwa Allah berada di atas arsy)

Allah berada di atas makhluq-makhluqnya, sebagai mana Allah berfirman: u q è d u r 㠍 Ï d $ s ) ø 9 $ # s - ö q s ù ¾ Í n Ï Š $ t 6 Ï ã 4 u q è d u r ã L ì Å 3 p t ø : $ # ç Ž  Î 7 s ƒ ø : $ # Ç Ê Ñ È    “Dan Dialah yang berkuasa atas sekalian hamba-hamba-Nya. dan Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui.”   (QS. Al- An’am : 18) u q è d u r 㠍 Ï d $ s ) ø 9 $ # s - ö q s ù ¾ Í n Ï Š $ t 6 Ï ã ( ã @ Å ™ ö  ã ƒ u r ö N ä 3 ø ‹ n = t æ º p s à x ÿ y m # Ó ¨ L y m # s Œ Î ) u ä ! % y ` ã N ä . y ‰ t n r & Ý V ö q y J ø 9 $ # ç m ÷ F © ù u q s ? $ u Z è = ß ™ â ‘ ö N è d u r Ÿ w t b q è Û Ì h  x ÿ ã ƒ Ç Ï Ê È    “ Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi di atas semua hamba-Nya, dan diutus-Nya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat- Malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya” (QS. Al...

ACUAN TARGET HAFALAN AL-QUR’AN PER BARIS, PER BULAN SAMPAI HAFIZH 30 JUZ

Apakah anda ingin menghafal al-Qu’an? Jika memang iya, ini adalah target waktu hafalan al-Qur’an yang bisa anda pilih dengan kondisi dan kemampuan anda masing-masing. Anda bisa menimbang antara target dan kemampuan. Dengan memiliki target ini anda bisa mengukur kapan anda bisa selesai menghafal al-Qur’an. Menghafal al-Qur’an adalah program seumur hidup. Jika anda tidak memiliki target, sebaik apapun kemampuan, anda tidak akan tercapai. Namun jika anda menghitungnya dengan tepat anda akan mendapatkannya. Meskipun dengan relatif waktu yang tidak cepat. Asalkan memiliki komitmen yang kuat. Berikut adalah acuan hafalan yang anda dapatkan jika anda menghafal al-Qur’an perbaris. Acuan al-Qur’an yang digunakan dalam tulisan ini adalah mushaf utsmani yang 1 halamannya berjumlah 15 baris. 1 juz berjumlah 20 halaman. Ø   Jika anda menghafal 1 baris sehari, maka anda akan hafal 1 juz dalam 10 bulan, dan hafal al-Qur’an dalam 24 tahun 4 bulan. Ø   Jika anda menghafal 2 baris se...

Apa Itu Ilmu Ushul Fiqh?

Sebelum kita mempelajari Ushul Fiqh semakin jauh, perlu kita ketahui terlebih dahulu tentang hakikat Ilmu Ushul F i qh. Karena dengan kita mengetahui hakikat Ushul Fiqh yang benar, berarti akan mengantarkan kepada pemahaman yang benar tentang ilmu ini.   ARTI USHUL FIQH SECARA BAHASA Untuk mengartikan kalimat Ushul Fiqh maka perlu ditelaah dari arti kedua kata tersebut. Kata Ushul Fiqh berasal dari bahasa Arab terdiri dari 2 kata. Kata pertama Ushul secara bahasa artinya segala hal yang menjadi terbangunnya sesuatu darinya. Sedangkan kalimat fiqh secara bahasa artinya pemahaman. Adapun secara istilah arti ushul bisa bermacam-macam. Pertama, ia bisa berarti dalil. Hal ini sebagaimana dalam kalimat: ‘ الأصل في هذه المسألة كذا ’ arti dari kata الاصل di sini adalah dalil. Kedua, berarti: kaidah yang berlaku. Hal ini sebagaimana dalam sebuah kalimat: ألأصل في الميتة التحريم . Sehingga arti الأصل dari kalimat tersebut adalah ‘kaidah yang berlaku’. Pada contoh lain misa...

Beberapa Contoh Amalan Hati

Ada banyak hal yang harus kita lakukan setelah beriman kepada Allah. Sebagaimana yang telah kita ketahui, iman itu bukan sekedar ikrar sebatas lisan saja. Iman harus juga dibuktikan dengan perbuatan. Termasuk di sini adalah perbutan-perbuatan yang kaitannya dengan hati. Hal inilah yang kita sebut dengan amalan sebagai bentuk pembuktian keimanan. Nah, di sini yang akan kami sebutkan beberapa amalan hati yang terbesar:

Sejarah Singkat Ilmu Ushul Fiqih

Ushul fiqh yang kita pelajari hari ini tidak pernah dikenal pada awal agama Islam ini muncul. Hal ini dikarenakan para Salaf yaitu dari kalangan Sahabat, Tabi’in dan orang-orang selain mereka yang mana hidup di zaman awal-awal Islam, tidak membutuhkan kaidah-kaidah Ushul Fiqh . Alasannya karena mereka telah memiliki keahlian bahasa yang mumpuni dalam memahami setiap teks dari Nash al-Qur’an maupun al-Sunnah. Para salaf ini adalah orang-orang yang memahami bahwa Ism Fa’il itu kedudukannya marfu’. Begitu juga mereka adalah orang yang memahami bahwa huruf ما dalam bahasa arab berarti menjukkan makna ‘umum’. Mereka juga tahu bahwa huruf ما memiliki dua makna, pertama , memiliki arti ‘hakikat’ jika hal itu diletakkan pada sesuatu yang tidak berakal dan yang kedua, menjadi bermakna ‘majaz’ jika diletakkan pada sesuatu yang berakal. Sehingga dari pondasi pemahaman bahasa seperti inilah kemudian kaidah-kaidah ushul fiqih sudah terbentuk di kepala mereka. Dengan adanya pemahaman kaid...